Pekanbaru, 07-09-2017, 19.05 WIB

Sempat sepi dari kunjungan DPRD luar daerah lebih kurang 2,5 bulan lamanya,  tepatnya sejak 19 Juni 2017 yang lalu, hari ini kembali Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur. Pemberitahuan kedatangan telah disampaikan  melalui surat Nomor 176/556/408.25/2017 tertanggal 31 Agustus 2017 perihal Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Pacitan yang ditandatangani langsung Ketua DPRD RONNY WAHYONO.

Tepat pukul 10.30 wib di hari Kamis tanggal 7 September 2017 sebuah minibus yang membawa  rombongan DPRD Kabupaten Pacitan sebanyak 13 orang tiba dilobby Badan Pendapatan Daerah yang diterima Sekretaris Badan Drs. H. Kendi Harahap, MT mewakili Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru Drs. H. Azharisman Rozie, M.Si.  Sebelum dipersilahkan menuju ruang pertemuan, rombongan sempat mengitari ruang pelayanan sambil melihat-lihat pelayanan di dua Bank Payment Point yang ada dan berkesempatan pula transit untuk rehat sejenak di MADANI Lounge.  Pertemuan itu sendiri dilaksanakan 15 menit setelah berbincang ringan di ruangan transit Madani Lounge.  

Diawal pertemuan pimpinan rombongan yang juga Wakil Ketua I DPRD Pacitan GAGARIN, S.Sos  memperkenalkan rekan-rekannya yang hadir. Berturut-turut diperkenalkan Wakil Ketua II DPRD Pacitan Mardiyanto ; Ketua Komisi III Prabowo, SE ; Wakil Ketua Komisi III  Anung  Dwi Ristanto ; Sekretaris Komisi III Drs. Eko Setyoranu berikut lima orang anggota DPRD seperti Wahidin ; Titik Ernawati, SIP ; Bambang Margono, S.Sos ; Bambang Setyabudi ; Drs. Sulistyorini serta dua orang pendamping dari staf Setwan masing-masing Rita Varia. C dan Suyanto. Selanjutnya dikemukakan maksud dan tujuan kunjungan yakni untuk sharring/ tukar menukar informasi dan juga untuk mencari referensi  terkait tata kelola penyelenggaraan pajak  reklame dan pajak daerah umumnya. “Hal ini terkait dengan bagaimana peran DPRD Kabupaten Pacitan untuk membantu Pemerintah memperkuat ruang  fiskal dan keuangan Pemkab Pacitan” beber Gagarin.

Pada sesi tanya jawab banyak hal-hal yang menarik yang dipertanyakan anggota DPRD seperti Prabowo yang mempertanyakan data reklame, Eko Setyoranu yang melirik kajian zona reklame, bagaimana dengan reklame yang berada di pinggir-pinggir kota, sampai dimana wilayah pengaturan izin reklame ? Gagarin justru membidik kewenangan penertiban reklame berada dimana ?, Gagarin juga mempertanyakan tata kelola BPHTB, kenapa menjadi primadona di Kota Pekanbaru ? dan anggota DPRD Wahidin yang menanya soal penetapan target pajak ?

Seluruh pertanyaan dijawab dengan tuntas oleh Kendi Harahap bersama bidang terkait. Terlihat mendampingi Kendi Harahap berturut-turut, Kepala Bidang PBB dan BPHTB Indra Suria, SE, M.Si ; Kepala Bidang Penagihan Hj. Dahliani, SE, M.Si ; dan Kepala Bidang Retribusi Yusniar, S.Sos.  Sejumlah Kasubid juga turut hadir seperti Iwandri, SE, M.Si ;  Darmawan Putra, S. Kom ; Erwinsyah, SH, MH ; Dra. Hj. Salma, M.Pdi ; R. Maria Ulfa, SE ; Sulyanti Wennyta Rachmi, SE, Ak ; Yarnengsih Alam, SE, Ak, M.Si ; Rachmawati, SE. ; Bagas Ndaru Kartiko, SE ; dan Mahmud Yusrizal, SE. Pada penjelasannya Kendi Harahap lebih menekankan kepada pendekatan action yang telah, sedang dan yang akan dilaksanakan sesuai dengan konsep Catur Cita berdasarkan Visi Misi Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru. Ia juga menjelaskan tentang target dan realisasi pajak daerah dan membandingkan dengan penerimaan tiga tahun terakhir yang menunjukkan trend peningkatan dari segi penerimaan nominal berkisar 20 sampai dengan 25 % jika dibandingkan dengan tahun yang lalu. Kendi Harahap juga menyampaikan pemaparan tentang kondisi eksisting Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru dan memberikan informasi seluas-luasnya tentang Kota Pekanbaru sebagai Smart City yang Madani. Setelah puas dengan sharring informasi selanjutnya acara ditutup dengan tukar menukar cendramata dan sesi foto bersama.

Terpisah Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru Drs. H. Azharisman Rozie, M.Si berpesan agar jajarannya dapat memberikan layanan terbaik kepada tetamu yang berkunjung, berikan penjelasan dan data yang seluas-luasnya sesuai dengan yang diharapkan.  Haris mengingatkan bahwa dengan kunjungan demi kunjungan yang dilakukan ke Bapenda hendaknya tidak menjadi besar kepala, melainkan dijadikan motivasi agar berbuat lebih baik lagi dengan meningkatkan integritas, kompetensi dan loyalitas. Menurut Haris dengan kunjungan itu berarti eksistensi kita mendapat  pengakuan dari pihak luar, dan ini harus dipertahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan datang  sebutnya. Dengan semakin banyaknya kunjungan ke Pekanbaru tentu akan memberikan dampak positif terhadap penerimaan pajak daerah terutama dari sektor pajak hotel, pajak restoran dan pajak daerah lainnya. Hal ini juga berbanding lurus dengan program Bapak Walikota Pekanbaru DR. H. FIRDAUS, ST, MT  yang akan menjadikan Kota Pekanbaru sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition)  tutup Haris. (Tim Humas).  

 

 

 

Previous post

HARIS : QURBAN, IBADAH “LOYALITAS”

Next post

BAPENDA BUKA LAYANAN “PAYMENT POINT” TAMBAHAN

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *