Pekanbaru, 04-09-2017, 18.05 WIB

“Ibadah Qurban adalah ibadah loyalitas tanpa reserve”, selain dari mengharapkan keredhoan Allah SWT. Loyalitas kepada sang khalik yang telah menganugerahkan rezeki dan nikmat hidup tiada tara dan tak terbilang kepada umatnya. Pengertian Qurban sendiri atau Udhiah adalah menyembelihkan hewan yang tertentu jenisnya daripada ternak yang disebut sebagai al-an’am yaitu unta, lembu (termasuk kerbau), biri-biri dan kambing pada Hari Nahr atau Hari Raya Haji (10 Zulhijjah) dan pada hari-hari Tasyrik (11,12, dan 13 Zulhijjah) karena bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Hikmah berqurban selain untuk mengenang peristiwa ketaatan Nabi Ibrahim AS yang sanggup menerima perintah Allah SWT untuk mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS, juga dapat melahirkan rasa syukur kepada Allah SWT terhadap nikmat-nikmat yang diberikan Allah SWT, dan menanamkan rasa kasih sayang antara orang kaya dan orang tak berpunya.   

 

Demikian sepenggal amanat yang disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru Drs. H. Azharisman Rozie, M.Si sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan qurban pagi tadi. Seusai menjadi Pembina Upacara pada Senen tanggal 4 September 2017 Azharisman Rozie langsung menuju lokasi penyembelihan diikuti oleh seluruh staf dan peserta qurban.  Terlihat pejabat struktural yang mendampingi Haris seperti Kepala Dinas Koperasi & UKM Hj. Neng Elida, SE ; Sekretaris Badan Drs. H. Kendi Harahap, MT ; Kepala Bidang PBB dan BPHTB  H. Indra Suria, SE, M.Si ; Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya Andri Yulius Hamidy, ST, M.Si ; dan Kepala Bidang Penagihan Pajak Daerah Hj. Dahliani, SE, M.Si. Sebelumnya dilaporkan oleh Ketua Panitia Penyembelihan hewan Qurban Yusniar, S.Sos yang juga Kepala Bidang Retribusi bahwa untuk Tahun 1438 H/ 2017 M ini Badan Pendapatan Daerah menyembelih sapi dan kambing masing-masing sebanyak 3 (tiga) ekor. Sebahagian dagingnya dengan seizin peserta qurban dimasak untuk santap siang bersama, selain itu juga dibagi kepada peserta qurban dan staf serta yang tak kalah pentingnya sebagian daging juga didistribusikan kepada masyarakat yang berdomisili disekitar Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru sebut Yusniar.  

 

Sementara itu menurut pengamatan Haris jumlah hewan yang dipotong dari tahun ke tahun bukannya meningkat, melainkan semakin mengalami penurunan, yakni 7 ekor sapi di tahun 1436 H/ 2015 M, dan 4 ekor sapi di tahun 1437 H/ 2016 M, sedangkan untuk tahun ini menurut laporan panitia tadi berjumlah 3 (tiga) ekor sapi dan 3 (tiga) ekor kambing sebutnya. Hal ini ditengarai disebabkan oleh  imbas  faktor ekonomi global, dan mudah-mudahan saja penyebabnya bukan karena semakin berkurangnya kesadaran akan arti  pentingnya berqurban sebagai wujud rasa syukur kehadirat Allah SWT.  “Kalau setakat ini peserta qurban terbatas kepada pejabat struktural saja, tahun depan saya menghimbau agar calon peserta qurban lebih diperluas lagi bagi seluruh ASN, kalau perlu system pengumpulannya juga dievaluasi dengan cara mencicil yang dikumpulkan per triwulan dan harus dimulai bulan depan, sehingga pada saatnya waktu pelunasan tidak terasa berat. Sedangkan untuk koordinator penyembelihan hewan qurban tahun depan saya tunjuk Sdr. Surya Adiwinata, S.I.Kom  yang sehari-hari menjabat Kasubid Penilaian, Penetapan PBB dan verifikasi BPHTB agar ada regenerasi. Saya berharap dengan cara mencicil seperti ini jumlah ternak yang kita sembelih tahun depan dapat lebih meningkat lagi, sehingga daging yang didistribusikan kepada masyarakat sekitar dapat lebih banyak lagi” jelas Haris. Termonitor secara keseluruhan acara berjalan dengan sukses yang ditutup dengan makan siang bersama seluruh pegawai yang ada. (Tim Humas).          

Previous post

GILIRAN BTN “MELIRIK” BAPENDA

Next post

TERTARIK TATA KELOLA PAJAK REKLAME, DPRD PACITAN KUNJUNGI BAPENDA

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *