Pengertian Pajak Pengambilan Bahan Galian Gol. C 
  1. Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah adalah mineral bukan logam dan batuan sebagaimana dimaksud didalam peraturan perundang-undangan dibidang mineral dan batubara.
  2. Exploitasi mineral bukan logam dan batuan adalah Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan dari sumber alam didalam dan atau permukaan bumi untuk dimanfaatkan.
  3. Pajak Pengambilan mineral bukan logam dan batuan yang disebut Pajak adalah Pungutan Daerah atas kegiatan Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Objek Pajak Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
  5. Subjek Pajak Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah orang pribadi atau badan yang melakukan kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
  6. Wajib Pajak Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah orang pribadi atau badan yang melakukan kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
  7. Masa Pajak Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah jangka waktu yang lamanya 1 (satu) bulan kalender.
Jenis Pajak Pengambilan Bahan Galian Gol. C 
  1. Dengan nama Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, dipungut pajak atas setiap kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
  2. Objek Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah kegiatan pengambilan bahan mineral bukan logam dan batuan.
  3. Bahan Mineral bukan logam dan batuan, meliputi :  Opsidien, kerikil, Kuarsa, Perlit, Phosphat, Talk, TanahSerap (Fullerrs earth),  Tanah Diatome, Tanah Liat, Tawas (Alum), Oker, Pasir, Tras,Yarosif, Zeolit, Basal, Trakkit, Asbes, Batu Tulis, Batu Setengah Permata, Batu Kapur, Batu Apung, Batu Permata, Bentonit, Dolomit, Feldspar, Garam Batu (Halite), Grafit, Granit/Andesit, Gips, Kalsit, Kaolin, Leusit, Magnesit, Mika, Marmer, Nitrat,  dan Mineral bukan logam dan batuan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tarif Pajak Pengambilan Bahan Galian Gol. C 
  1. Dasar pengenaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah Nilai Jual Hasil pengambilan mineral bukan logam dan batuan.
  2. Nilai Jual dihitung dengan mengalikan volume/ tonase hasil pengambilan dengan nilai pasar atau harga standar masing-masing jenis mineral bukan logam dan batuan.
  3. Nilai pasar atau harga standar masing-masing jenis mineral bukan logam dan batuan  diatur dan ditetapkan dengan Peraturan Walikota.
  4. Tarif Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan ditetapkan sebesar 20 % (dua puluh persen).

Wilayah Pungutan Pajak Pengambilan Bahan Galian Gol. C 

  1. Pemungutan pajak tidak dapat diborongkan.
  2. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan yang terutang dipungut di Wilayah Kota Pekanbaru.
  3. Besarnya pokok Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif  dengan dasar pengenaan .