PEKANBARU – Seluruh pegawai dan petugas Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru menggelar Best Practice Pengelolaan Pajak Daerah di wahana rekreasi Alam Mayang, Sabtu (27/4/2019).

Tujuan Best Practive ini untuk meningkatkan motivasi seluruh jajaran Bapenda Pekanbaru dalam bekerja dan bersemangat mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 800 Milyar.

Dengan mendatangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor yang juga seorang pembicara nasional, An An Andri Hikmat SR. AP. MM. Panitia acara yakin mampu membangkitkan semangat juanh seluruh petugas Bapenda Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjelaskan bahwa
Best Practive ini sangat dibutuhkan oleh seluruh jajaran Bapenda Pekanbaru untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan meningkatkan motivasi kerja.

“Saya sengaja mendatangkan senior saya (Bang Aan) yang telah berhasil meningkatkan PAD Kota Bogor dari Rp 200 Milyaran menjadi menjadi Rp 2 Triliun lebih. Ini adalah hal yang sangat fantastis. Maka dari itu mari kita simak dan ambil ilmu dan trik beliau dalam meningkatkan pendapatan daerah, ” jelas Ami dihadapan ratusan personilnya.

Kemudian, Mantan Camat Rumbai ini juga memberikan sedikit motivasi kepada seluruh jajaranmya untuk semangat dalam bekerja.

” Ingat kita semua adalah sang pemenang. Maka dalam setiap tindakan, kita harus percaya dulu baru berdoa. Membaca, setelah itu baru menulis. Dan berfikirlah sebelum berkata-kata. Dengan begitu kinerja kita akan maksimal dan hasilnya akan optimal,” ujar Ami diiringi tepuk tangan dari ratusan jajarannya.

Ditempat yang sama, An an Andri Hikmat selaku nara sumber sangat mengapresiasi kekompakan tim Bapenda Kota Pekanbaru. Dengan bersaragam Tax Ranger Hitam dirinya yakin target Rp 800 Milyar bisa tercapai tahun ini.

“Disini saya akan memberikan beberapa trik untuk meningkatkan pendapatan daerah di Kota Pekanbaru. Ada tiga hal yang wajib dilakukan kita sebagai petugas pajak. Pertama setiap petugas Pajak wajib memiliki komitmen dalam bekerja (Gentelmen Agreement) alhamdulillah ini sudah dilakukan. Kedua, Clear and Cleen dalam pengurusan pajak. Ketiga buatlah masyarakat mudah dalam membayarkan pajak, ” jelasnya.

Setelah tiga hal itu berjalan dengan optimal maka PAD di Kota Pekanbaru akan naik dengan drastis lebih dari Rp 2,2 Triliun.

” Semoga prediksi saya ini salah, biasanya akan lebih dari itu,” singkatnya. (Bapenda)

Comments

comments

Previous post

Camat Payung Sekaki Serahkan 27792 SPPT PBB Kepada 7 Kelurahan

Next post

Test Practice Bersama Kepala Bapenda Bogor

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *