PEKANBARU – Dalam menggenjot pendatan asli daerah (PAD) sektor pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru melakukan berbagai upaya. Seperti yang dilakukan Bidang Pajak Daerah dan Lainnya (PDL), yakni turun lapangan (Turlap) dan mendata objek pajak yang belum terdata.

Informasi ini diungkapkan Plt Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil didampingi Kepala Bidang (Kabid) PDL, Adi Lesmana, beserta Kasubid Pajak, Agus Salim , Kamis (22/2/2018).

 

“Pendaftaran objek pajak baru (Turlap,red), sasarannya terhadap objek pajak yang belum terdaftar di Bapenda, kita data dan akan kita daftarkan. Makanya kita jemput bola kelapangan,” ungkap Muhammad Jamil.

 

Selain mendata objek pajak, dikatakan Muhammad Jamil, pihaknya juga melayangkan surat pemberitahuan pada wajib pajak (WP) yang belum memenuhi kewajibannya.

“Terhadap WP Self Assessment (WP yang menghitung pajak sendiri,red) yang belum memenuhi kewajibannya, artinya dalam beberapa bulan ini belum melaporkan STTPD dan penyetoran, itu langsung kita berikan surat pemberitahuan atau teguran agar mereka melaporkan itu. Kemudian  ini terkait dengan analisa awal kita, mungkin belum sesuai menurut kita, makanya kita jemput bola kelapangan, tetapi ketidaksesuaian ini harus dipastikan dengan pemeriksaan. Ini sifatnya masih persuasif. Jadi kepada wajib pajak diminta untuk melaporkan STTPD dia atau laporan pendapatan dia real. Jadi sesuai dengan apa yang mereka (WP,red) pungut. Itu ada tiga kalsifikasi, ada pajak hotel, restoran dilapangan, anggota lapangan setiap turun untuk hal ini,” jelasnya.

 

Ketika disinggung lokasi objek pajak mana saja yang disasar oleh petugas, dijawab Plt Kepala Bapenda Pekanbaru. “Kita ada beberapa UPT yang keliling dan melaporkan hasilnya kepada kita. Jadi ada laporannya setiap hari,” ujarnya.(bapenda) 

Previous post

Bapenda Pekanbaru Bakal Cetak Masal Pajak PBB 2018

Next post

Bapenda Pekanbaru Perbarui Data Reklame

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *